Pemerintah Kota Probolinggo melalui Disnaker kembali menggelar Job Market Fair (JMF). Kepala Dinas Tenaga Kerja Achmad Sudiyanto menjelaskan, jika bursa kerja kali ini diikuti oleh 40 perusahaan baik dari dalam dan luar Kota Probolinggo. Dengan rincian 30 perusahaan di Kota Probolinggo, 10 perusahaan dari berbagai wilayah seperti Kabupaten Probolinggo, Jember, Sidoarjo dan Surabaya.

Adapun jumlah lowongan yang diperebutkan sejumlah 1.721 peluang. Mulai pukul 08.00 wib ribuan pendaftar memadati UPTD BLK Disnaker, Jalan Brantas Km.1 pada (18/4).  Walikota Hj Rukmini membuka acara JMF dan kegiatan pelatihan yang diikuti oleh 160 orang itu secara bersamaan.

Selain itu Walikota juga menyerahkan bantuan secara simbolis berupa peralatan bagi usaha mikro, serta bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas. Bantuan sebanyak 12 buah kursi roda itu dari Dinas Sosial.

“Dengan JMF ini diharapkan bisa mengurangi angka pengangguran di kota. Termasuk bisa membantu pihak yang berkepentingan, perusahaan dan pencari kerja. Dengan begitu bisa efisiensi biaya, waktu dan tenaga,” ujar Kepala Daerah dalam sambutannya.

Walikota juga menyayangkan peserta yang hanya berjumlah 1200 orang itu. Karena peluang kerja lebih besar dari pendaftar. “Seharusnya mereka bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Dengan harapan bisa segera bekerja dan tidak menganggur, “ pinta pemimpin nomor satu di Kota Probolinggo ini.

Salah satu peserta JMF, Wakhid warga Jalan KH Hasan Genggong merasa terbantu dengan program tersebut. Remaja lulusan SMK tahun 2015 itu melamar di tiga perusahaan sekaligus yakni PT Eratex Djaja, CV Batu Jajar, dan PT Indomarco. (yul)