Lomba Debat “Anti Korupsi”
Lomba Debat “Anti Korupsi” dalam Rangka Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025
Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025, Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo bekerja sama dengan Inspektorat Kota Probolinggo menyelenggarakan kegiatan Lomba Debat “Anti Korupsi” yang bertempat di Aula salah satu sekolah di Kota Probolinggo. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda nasional Hakordia yang bertujuan untuk memperkuat komitmen pemberantasan k
Lomba Debat “Anti Korupsi” dalam Rangka Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025
Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025, Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo bekerja sama dengan Inspektorat Kota Probolinggo menyelenggarakan kegiatan Lomba Debat “Anti Korupsi” yang bertempat di Aula salah satu sekolah di Kota Probolinggo. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda nasional Hakordia yang bertujuan untuk memperkuat komitmen pemberantasan korupsi, meningkatkan kesadaran publik, serta meneguhkan pentingnya perilaku berintegritas, terutama di kalangan generasi muda.
Mendorong Generasi Muda sebagai Agen Perubahan
Kegiatan lomba debat ini dibuka secara resmi oleh jajaran pimpinan Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo dan dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kota Probolinggo, Inspektorat Kota Probolinggo, para kepala sekolah, guru pembimbing, serta ratusan siswa dari berbagai SMA/SMK di Kota Probolinggo. Antusiasme peserta, baik dari tim debat maupun para pendukungnya, terlihat sejak awal kegiatan.
Melalui ajang ini, para siswa dipacu untuk mengembangkan kemampuan analisis, berpikir kritis, serta kemampuan komunikasi dalam menyampaikan argumen terkait isu-isu strategis seputar pemberantasan korupsi, transparansi publik, dan etika penyelenggaraan pemerintahan. Lomba debat ini juga menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, integritas, keberanian, dan tanggung jawab sosial yang sangat penting bagi pembentukan karakter generasi penerus bangsa.
Sambutan dan Pesan Antikorupsi
Dalam sambutannya, perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo menegaskan bahwa pencegahan korupsi membutuhkan kerja sama seluruh elemen bangsa. Edukasi kepada generasi muda merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan budaya antikorupsi yang kuat dan berkelanjutan.
Sementara itu, perwakilan Inspektorat Kota Probolinggo menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat kompetitif, tetapi juga edukatif. Hakordia merupakan momentum global yang mengingatkan seluruh masyarakat akan pentingnya membangun sistem yang bersih, transparan, dan akuntabel. Melalui kegiatan seperti lomba debat ini, diharapkan para siswa dapat memahami secara lebih mendalam bahaya korupsi serta dampaknya terhadap pembangunan bangsa.
Proses Penilaian yang Objektif dan Komprehensif
Dewan juri pada lomba debat ini terdiri dari unsur Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo, Inspektorat Kota Probolinggo, serta akademisi. Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai aspek, antara lain:
-
Ketajaman argumentasi
-
Kemampuan analisis isu
-
Ketepatan data pendukung
-
Etika dan profesionalitas berdebat
-
Kerja sama antar anggota tim
-
Ketepatan waktu dan kejelasan penyampaian
Para peserta menunjukkan penampilan yang sangat baik, kompetitif, dan penuh semangat. Setiap tim mampu menampilkan argumen yang kuat dan relevan, mencerminkan pemahaman mereka mengenai urgensi pemberantasan korupsi di berbagai sektor kehidupan.
Memperkuat Komitmen Bersama Melawan Korupsi
Lomba debat ini diharapkan dapat menjadi salah satu sarana pembentukan karakter antikorupsi bagi generasi muda di Kota Probolinggo. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Probolinggo ingin menegaskan bahwa upaya pencegahan korupsi tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pendidikan dan pembinaan nilai-nilai integritas yang dimulai dari lingkungan sekolah.
Peringatan Hakordia setiap tahunnya merupakan pengingat bahwa korupsi adalah musuh bersama yang harus diberantas melalui sinergi seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, momentum ini harus dimanfaatkan untuk semakin memperkuat komitmen, kolaborasi, serta kesadaran kolektif dalam menghindari dan melawan segala bentuk korupsi.
Dengan terselenggaranya Lomba Debat “Anti Korupsi” Tahun 2025 ini, diharapkan muncul generasi yang lebih peka terhadap isu antikorupsi, mampu berpikir kritis, berani menyuarakan kebenaran, serta siap menjadi agen perubahan dalam mewujudkan Kota Probolinggo yang bersih, berintegritas, dan berdaya saing. Pemerintah Kota Probolinggo melalui Inspektorat akan terus mendukung berbagai program edukatif, kolaboratif, dan preventif untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bebas dari praktik korupsi.